Sebelum lahir Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI), terlebih dahulu lahir Asosiasi Guru Matematika Bandung (AGMB) pada tanggal 26 April 2006, yang dideklarasikan pada waktu berlangsungnya Seminar Nasional Pendidikan Matematika di Bandung. Pada saat itu selain ditanda tangani deklarasi oleh perwakilan guru guru SMA, SMK, SMP dan SD, juga turut menandatangi sebagai saksi dalam naskah deklarasi yaitu Prof.Dr. Zamroni dan Dr. Edy Tri Baskoro (anggota BSNP, staf pengajar jurusan Matematika ITB). AGMB lahir didasarkan pemikiran masih rendahnya prestasi belajar siswa Indonesia dalam mata pelajaran Matematika, baik dalam perolehan rata-rata hasil ujian nasional. Pertemuan pertama diadakan di SMAN 5 Bandung, dihadiri oleh Drs. Agus Setia Mulyadi (guru matematika SMAN 5 Bandung sebagai tuan rumah), Drs. Firman Syah Noor M.Pd. dan Drs. R. Eryanto (keduanya adalah guru matematika SMAN 3 Bandung). Pertemuan-pertemuan berikutnya diadakan bergantian di SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung yang dihadiri oleh Dr. Ahmad Muchlis, dosen jurusan Matematika ITB yang terus setia mendampimngi sampai lahir AGMI.
Dari pertemuan-pertemuan selanjutnya, dikemukan gagasan untuk membentuk wadah yang idependen dan berbentuk suatu organisasi profesi. Maka digagas untuk melahirkannya dalam suatu kemassan seminar ilmiah tentang pendidikan. Dengan bekerjasama dengan MGMP Matematika kota Bandung, maka diselenggarakanlah sebuah Seminar Nasional Pendidikan Matematika di Bandung yang sekaligus pada saat itu dideklarasikan berdirinya Asosiasi Guru Matematika Bandung (AGMB).
Setelah beberapa bulan AGMB lahir, disadari bahwa masalah peningkatan profesionalisme guru matematika dan masalah pendidikan matematika di Indonesia tidak dapat diatasi secara parsial. AGMB mempunyai pandangan bahwa perlu adanya suatu wadah guru matematika secara nasional, maka dalam rapat kerjanya dicetuskan untuk melahirkan asosiasi guru matematika secara nasional. Untuk merealisasikan gagasan tersebut, maka pada waktu pelaksanaan Sebelum lahir Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI), terlebih dahulu lahir Asosiasi Guru Matematika Bandung (AGMB) pada tanggal 26 April 2006, yang dideklarasikan pada waktu berlangsungnya Seminar Nasional Pendidikan Matematika di Bandung. Pada saat itu selain ditanda tangani deklarasi oleh perwakilan guru guru SMA, SMK, SMP dan SD, juga turut menandatangi sebagai saksi dalam naskah deklarasi yaitu Prof.Dr. Zamroni dan Dr. Edy Tri Baskoro (anggota BSNP, staf pengajar jurusan Matematika ITB).
AGMB lahir didasarkan pemikiran masih rendahnya prestasi belajar siswa Indonesia dalam mata pelajaran Matematika, baik dalam perolehan rata-rata hasil ujian nasional. Pertemuan pertama diadakan di SMAN 5 Bandung, dihadiri oleh Drs. Agus Setia Mulyadi (guru matematika SMAN 5 Bandung sebagai tuan rumah), Drs. Firman Syah Noor M.Pd. dan Drs. R. Eryanto (keduanya adalah guru matematika SMAN 3 Bandung). Pertemuan-pertemuan berikutnya diadakan bergantian di SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung yang dihadiri oleh Dr. Ahmad Muchlis, dosen jurusan Matematika ITB yang terus setia mendampimngi sampai lahir AGMI.
Dari pertemuan-pertemuan selanjutnya, dikemukan gagasan untuk membentuk wadah yang idependen dan berbentuk suatu organisasi profesi. Maka digagas untuk melahirkannya dalam suatu kemassan seminar ilmiah tentang pendidikan. Dengan bekerjasama dengan MGMP Matematika kota Bandung, maka diselenggarakanlah sebuah Seminar Nasional Pendidikan Matematika di Bandung yang sekaligus pada saat itu dideklarasikan berdirinya Asosiasi Guru Matematika Bandung (AGMB).
Setelah beberapa bulan AGMB lahir, disadari bahwa masalah peningkatan profesionalisme guru matematika dan masalah pendidikan matematika di Indonesia tidak dapat diatasi secara parsial. AGMB mempunyai pandangan bahwa perlu adanya suatu wadah guru matematika secara nasional, maka dalam rapat kerjanya dicetuskan untuk melahirkan asosiasi guru matematika secara nasional. Untuk merealisasikan gagasan tersebut, maka pada waktu pelaksanaan Konferensi Nasional Matematika ke XIII dan Kongres Himpunan Matematika Indonesia tanggal 27 Juli 2006 di Semarang oleh IndoMS dideklarasikan lahirnya Asosiasi Guru Matematika Indonesia (AGMI). Deklarasi tersebut ditandatangani oleh 12 orang guru matematika yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia terdiri dari guru matematika SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK dan MA. Sebagai saksi turut menandatangi Prof. Dr. Nuryani (guru besar UGM) dan Dr. Eddy Tri Baskoro (dosen matematika ITB dan anggota BSNP).
Untuk wilayah Propinsi Banten, guru-guru matematika yang hadir pada Muswil Guru Matematika Banten pada tanggal 2 Mei 2007, sepakat untuk mendeklarasikan AGMI Banten dengan Ketua Formatur Drs. Agus Setija Adi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar